Jumat, 12 Juli 2013

Paket Hadiah Istimewa Umat Nabi Muhammad

Tahukah kalau ujung dari kehidupan dan manusia akan kekal didalamnya adalah hanya ada dua pilihan, yaitu neraka atau syurga? Selanjutnya kalimat tanya yang muncul adalah, "Siapa yang mau masuk neraka? siapa yang mau masuk syurga?". Tentu saja semua orang pasti akan menginginkan masuk syurga, dan pastinya tidak ada yang mau masuk neraka. Kenapa semua orang menginginkan masuk syurga dan kenapa semua tidak  ada yang ingin masuk ke neraka?

Semua orang tahu kalau surga adalah mengasikan, tempat yang enak, tempat yang nikmat dan indah, semua apa yang kita inginkan ada didalamnya. Tidak ada kenikmatan di dunia yang dapat menandingi kenikmatan  yang disediakan ALLAH didalamnya.
"Seorang pun tidak mengetahuinya apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan" (QS As Sajdah :17)
Disurga manusia tidak pernah merasa susah atau capek-capek. Tidak ada kebosanan serta usaha yang keras, sebab kerja keras sudah dilakukan semasa di Dunia dengan berjuang sekuat-kuatnya mempertahankan iman dan ketaqwaan kepada ALLAH. Di surga tinggal memetik hasilnya saja, hasil dari amal-amal kita semasa hidup didunia. Kita disana tidak akan pernah menjadi tua dan tidak pernah mati.
"....Dan diserukan kepada mereka: 'ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.'"(QS. Al-Aaraf:43)
" Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar"(QS.At-Taubah:72)
Masih banyak lagi ayat-ayat didalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang Surga ini. Diantaranya Al-Baqarah 25, Al-Furqan 10, Al-Hajj 14, Alhajj 23, Al-Aaraf 46, At-Taubah 100, Ath Thalaaq 11, Al-Kahfi 31, Ath Thuur 17, Ath Thuur 23, Al Fath 5, Al Fath 17, Al Ahqaaf 14, Al Jaatsiyah 30, Az Zukhruf 73, dan ada banyak lagi..
Sedangkan neraka itu panas dan Sesungguhnya panasnya api neraka Jahannam tidak tertandingi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan, panasnya lebih dari 70 kali dari panasnya api dunia yang paling panas.
هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ
“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (QS. Al-Hajj: 19)
يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ
“Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).” (QS. Al-Hajj: 20)
وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ

“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21)


كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
“Sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad: 15)
Sesungguhnya panasnya api neraka Jahannam tidak tertandingi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan, panasnya lebih dari 70 kali dari panasnya api dunia yang paling panas.
Pada dasarnya permasalahan manusia hanyalah ada dua, yaitu masuk neraka atau masuk surga. Jika kita perhatikan sedikit gambaran surga dan neraka tadi, jadi memang benar tidak akan ada manusia satu pun di dunia ini yang menginginkan masuk neraka. Dan pastinya pilihannya adalah masuk surga.
Tetapi untuk masuk syurga tidaklah semudah membalik  telapak tangan. Hanya manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT yang mampu dan akhirnya akan masuk surga. Kita perhatikan umat terdahulu sebelum Nabi kita Nabi Muhammad SAW, yang umurnya biasa sampai 300 tahun atau bahkan sampai 1000 tahun seperti Nabi Adam a.s, beban ibadahnya lebih banyak dan ujiannya lebih berat. Kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW rata-rata hanya berumur 60 tahun ada yang lebih tapi tidak banyak orang, Nabi sendiri meninggal pada umur 63 tahun. Umat terdahulu, untuk mempertahankan dan membuktikan keimanan dan ketaqwaan meraka terhadap Allah SWT membutuhkan perjuangan yang lama dan berat, sementara kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW tidak terlalu lama, dan bebanya jauh lebih sedikit daripada umat terdahulu.
Sehingga muncul sebuah pertanyaan,” Apakah Allah SWT adil dengan keadaan tersebut?
Bahkan ada hadis riwayat Anas bin Malik, ia berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Aku datang ke pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta supaya pintu surga dibuka. Penjaga surga bertanya : “Engkau siapa?” Saya menjawab: “Muhammad!” Lalu dia berkata : “Saya diperintahkan, supaya tidak membukakan pintu surga kepada siapapun sebelum engkau”

Sedangkan hadis-hadis banyak sekali yang di riwayatkan oleh para hafidz dengan berbagai redaksi. Di antaranya adalah hadis riwayat Abu Nu'aim dalam al Hilyah dari Anas bin Malik ra dari Rasulullah saw, beliau bersabda menceritakan dialog antara nabi Musa as dengan Allah swt.

Allah mewahyukan kepada nabi Musa as, nabi kaum Israel, "Bahwasannya barang siapa bertemu menghadapKu sedangkan dia menentang kepada Ahmad, maka aku akan memasukkannya ke neraka." Musa bertanya, "Wahai Tuhanku, siapakah Ahmad itu?" Allah menjawab, "Aku tidak menciptakan satu makhluk pun yang lebih mulia daripadanya. Aku tulis namanya berserta namaKU di atas 'arasy sebelum Aku jadikan langit dan bumi. Sesungguhnya surga diharamkan bagi seluruh makhlukKu sampai dia (Muhamad saw) dan umatnya masuk ke dalamnya." Musa as bertanya, "Sipakah umatnya?" "Orang-orang yang suka memuji, yaitu memuji Aku dalam keadaan susah maupun senang, mengokohkan batinnya dan membersihkan badannya, berpuasa di siang hari dan beribadah di malam hari. Aku akan menerima yang sedikit amal mereka, dan memasukkan mereka ke dalam surga karena kesaksian tiada tuhan selain Allah."
Dari keterangan ayat dan hadis tersebut dapat kita ambil beberapa hikmah dan pelajaran. diantaranya adalah, pertama, betapa mulianya umat Muhammad yang di sebut umat Islam ini karena di pilih oleh Allah sebagai khoiru ummah (umat terbaik), sebagai umatan wasathan (umat yang adil dan pilihan) yang menjadi saksi atas umat manusia baik di dunia maupun di akhirat. Umat Muhammad disebut kaum yang sholeh, kaum yang akan memasuki surga terlebih dahulu sebelum umat-umat yang lain,
Umat Nabi Muhammad hidup lebih singkat dan  beban ibadahnya lebih sedikit bila dibandingkan umat terdahulu, tapi kenapa umat nabi Muhhamad dulu yang harus masuk Syurga? Pertanyaan yang pinter….

Jawabanya karena Nabi Muhammad dan umatnya mendapatkan satu paket hadiah yang istimewa dari Allah SWT, apa itu? Itulah RAMADHAN.
Dalam bulan Ramadhan, pahala dilipat gandakan, bukan sholat sunah saja yang diberi pahala seperti  sholat wajib, yaitu 27 kebaikan, dan sholat wajib diberikan 70 kebaikan. Ramadhan adalah bulannya Al Qur'an.




Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar